Definisi Bounce Rate Dan Penyebabnya


Definisi Bounce Rate Dan Penyebabnya
Bismillaahirrahmaanirrahiim
Assalaamu'alaikum Wr Wb!

Saya mau bertanya kepada anda, apakah blog anda sepi pembaca walaupun blog anda sudah memiliki banyak konten blog dan anda mengoptimasinya dengan trik SEO yang matang? kalau iya, kemungkinan blog anda memiliki bounce rate yang terlalu tinggi.
Tahukah anda tentang bounce rate? Dan pengaruh bounce rate pada blog anda? Dan juga unsur yang menyebabkan tinggi dan rendahnya bounce rate? Pada sebagian besar blogger, pertanyaan di atas sudah kerap terlintas di fikiran mereka. Mereka tidak mengetahui keberadaan bounce rate suatu blog karena mutlak memang tidak tahu sampai sengaja tidak ingin tahu. Ternyata, fakta menyebutkan kalau bounce rate dapat dijadikan sebagai indikator yang sangat penting untuk menilai daya serap pengunjung pada suatu blog.

Definisi Bounce Rate

Bounce rate merupakan rasio jumlah pengunjung yang cuma membuka satu halaman saja pada blog milik anda. Bounce rate dihitung dengan menggunakan rumus berikut.

Bounce rate= (Jumlah pengunjung yang cuma membuka satu halaman blog/Jumlah kunjungan keseluruhan) x 100%.

Contohnya dalam satu bulan blog anda mempunyai jumlah kunjungan total sebanyak 50.000, namun kunjungan pembaca yang cuma membuka satu halaman saja sebanyak 2.000. Jadi, bounce rate dari blog anda sebesar (2.000/50.000)x100%= 4%.

Semakin besar bounce rate yang dimiliki oleh suatu blog maka kualitas kerja blog tersebut akan semakin memburuk, tetapi jika semakin kecil bounce rate pada suatu blog maka kualitas kerja blog tersebut akan semakin membaik.

Supaya kualitas kerja suatu blog semakin baik, anda bisa mematok 20% sebagai nilai bounce rate maksimal pada blog anda. Anda juga bisa melihat bounce rate pada blog anda dengan menggunakan fasilitas Google Analytics.

Faktor Terjadinya Bounce Rate

Tinggi dan rendahnya bounce rate pada suatu blog dipengaruhi oleh beberapa penyebab, adalah sebagai berikut:

1. Kecepatan Loading Suatu Blog.

Blog yang memiliki kecepatan loading yang baik akan mampu mencegah pembaca untuk membatalkan kunjungannya kedalam blog tersebut. Sehingga, jika semakin cepat loading suatu blog maka bounce rate yang dimiliki oleh blog tersebut akan semakin kecil.

2. Tata Letak Atau Desain.

Guna mendapatkan bounce rate yang baik, maka suatu blog juga harus mempunyai tata letak atau desain yang baik pula. Blog yang mempunyai tata letak rumit dan sukar untuk ditelusuri akan membuat para pembacanya merasa malas untuk menjelajahi isi dalam blog tersebut dan langsung saja memilih untuk segera meninggalkan blog tersebut.

3. Mutu konten.

Konten suatu blog yang kurang menarik tentu akan membuat para pembaca tidak merasa betah atau berlama-lama mengunjunginya. Para pembaca juga tidak mau membuang waktunya dengan sia-sia karena tidak mendapatkan informasi yang menarik dan juga bermanfaat untuk dirinya. Dengan demikian, rajinlah dalam menerbitkan konten pada blog anda secara rutinitas dan teratur dengan tetap menjaga mutunya supaya selalu baik dan juga bermanfaat.

4. Internal Linking Dalam Blog.

Jika semakin banyak internal linking dalam suatu blog maka dapat dipastikan bounce rate pada blog tersebut akan semakin mengecil. Ini disebabkan para pembaca diberikan kemudahan dalam mengunjungi halaman lain pada blog tersebut sehingga pada setiap halaman dalam suatu blog bisa terhubung dengan baik. Misalnya para pembaca yang sedang membaca konten pada blog anda yang berjudul "Cara Menanam Padi". Jadi, di halaman tersebut anda letakkan link yang menuju pada halaman "Cara Merawat Tanaman Padi". Jika pembaca menyukai dengan topik pada halaman "Cara Merawat Tanaman Padi" dan langsung mengunjunginya maka bounce rate pada blog anda akan semakin mengecil. Anda bisa memakai link pada postingan konten, related post, recent post, dan juga popular post untuk membuat internal linking.

5. Eksternal linking Dalam Blog.

Jika semakin banyak eksternal linking atau link keluar dari blog anda dan mengarah pada blog lain yang terpasang dalam halaman blog anda maka kemungkinan besar jumlah pembaca yang meninggalkan blog untuk segera pergi ke halaman blog lain sesuai link yang terpasang dalam blog anda akan semakin besar, sehingga akan membuat bounce ratenya menjadi semakin tinggi. Eksternal linking juga banyak ditemukan pada blogroll, gambar, dan juga iklan yang tampil pada suatu halaman blog.

Tentang keberadaan bounce rate ini memang tidak terlalu diperhatikan oleh kebanyakan para Blogger. Namun, melihat fungsinya yang begitu besar sebagai salah satu indikator kualitas kerja blog maka mulai saat ini anda harus belajar untuk mengenal dan juga mengoptimalkannya dengan baik dan hati-hati.
Alhamdulillaah, saya rasa cukup ini saja yang dapat saya sampaikan kepada anda dalam artikel kali ini.
Note
Jikalau ada pertanyaan, silakan anda bertanya kepada Admin melalui komen!
Terima Kasih.
Share
Silakan anda kongsikan artikel ini kepada rakan-rakan anda di media sosial, supaya mereka juga boleh mengambil manfaat daripada artikel ini!
Alhamdulillaah
Insyaa Allaah, semoga artikel saya dapat membantu rakan-rakan!
Wallaahu'alam
Wassalaamu'alaikum Wr Wb!
Previous
Next Post »

Silakan Anda Komen Dengan Budi Bahasa Yang Sopan Dan Arif! ConversionConversion EmoticonEmoticon